Kamis, 20 September 2012

PELAJARAN TIK KELAS VII

SEJARAH PERKEMBANGAN TIK

A. SEJARAH PERKEMBANGAN ALAT HITUNG

Awalnya, nenek moyang kita belum mengenal lambang bilangan. Tetapi mereka tetap dapat menghitung binatang ternak yang dimilikinya. Bagaimana cara mereka melakukannya? Setiap pagi ketika mereka melepaskan ternaknya untuk digembalakan, mereka membuat keratan pada pohon. Satu keratan untuk satu hewan ternak. Pada sore harinya ketika membawa kembali hewan ternaknya ke kandang, mereka memperpadankan setiap hewan ternak dengan satu keratan yang terdapat pada pohon tadi. Dengan cara seperti itulah orang zaman dahulu melakukan perhitungan.
Selain dengan menggunakan keratan pada pohon, mereka pun menggunakan alat sederhana lainnya, seperti: jari tangan dan anggota tubuh lainnya, batu kerikil, serta simpul-simpul pada tali untuk mencatat bilangan yang mereka gunakan dalam perhitungan.
Orang Indian Inka di Amerika Selatan menggunakan simpul-simpul pada tali sebagai lambang bilangan. Setiap lambang bilangan dilambangkan oleh susunan simpul-simpul yang khusus. Keseluruhan susunan simpul-simpul itu disebut kuipu. Seiring dengan waktu dan ditemukannya lambang bilangan, alat hitung mengalami kemajuan. Sekitar 1800 tahun yang lalu ditemukan alat hitung sederhana yang disebut dengan sempoa (abacus). Sempoa paling tua ditemukan di Mesopotamia di Pulau Salamis dan Hiroglif Fir’aun di Mesir. Abacus ini merupakan cikal bakal lahirnya komputer. Sempoa saat ini masih digunakan dalam perhitungan cepat dalam perdagangan, khususnya oleh para pedagang Cina. Selain itu sempoa juga digunakan oleh para pelajar sekolah dasar dalam pelajaran Mental Aritmatika. Inti kerja sempoa adalah menaikkan dan menurunkan biji-bijinya dengan jari.
Setelah ditemukannya sempoa, alat hitung pun berkembang dengan ditemukannya tulang-tulang Napier (Napier’s Bones). Dengan menggunakannya, kita dapat melakukan perhitungan logaritma. Jika dulu kita hanya bisa melakukan perhitungan secara analog, maka seiring dengan kemajuan teknologi alat hitung pun mengalami berbagai kemajuan. Kini kita bisa berhitung secara digital dan cepat dengan menggunakan kalkulator. Kalkulator membuat proses berhitung yang rumit menjadi cepat. Proses perkalian, penambahan, pengurangan, pembagian, atau fungsi lain seperti sinus, cosinus, dan tangen, dapat dengan mudah diambil alih oleh alat hitung pintar ini. Jenis dan ragam kalkulator pun bervariasi. Mulai dari model yang paling sederhana hingga kalkulator scientific yang sarat fitur.
Pernahkah kamu menggunakan kalkulator? Perkembangan alat hitung itu telah memungkinkan kita untuk mengembangkan teknologi alat hitung yang lebih rumit dan canggih. Kemajuan alat hitung merupakan cikal bakal dari perkembangan komputer.

B. SEJARAH PERKEMBANGAN KOMPUTER

Sekarang ini kita hampir tidak bisa melepaskan diri dari suatu peralatan teknologi yang bernama komputer. Hampir dimana pun kita berada, kita dapat menemukannya. Tetapi, tahukah kamu sejarah perkembangan komputer? Komputer berasal dari kata to compute yang berarti menghitung. Jika kita mempelajari sejarah perkembangan komputer, maka kita tidak bisa lepas dari sejarah perkembangan alat hitung.Hal ini karena pada prinsipnya komputer itu sama saja dengan alat hitung.
Sejarah perkembangan komputer berawal dari dikenalnya suatu alat hitung sederhana yang disebut sempoa (abacus). Selanjutnya, pada tahun 1917 John Napier menemukan cara berhitung dengan menggunakan bael bujur sangkar yang terdiri dari 9×9 kolom yang masing-masing berisikan angka 1 sampai angka 9 yang dikenal dengan nama tulang-tulang Napier (Napier’s Bones).
Di tahun 1621 ditemukan Slide rule yang merupakan arah maju pada alat hitung yang bersifat mekanis. Blaise Pascal, seorang ahli matematika menciptakan kalkulator roda numerik untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak. Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline.
Pascaline menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Pada tahun 1694, seorang matematika-wan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian. Alat ini dikenal dengan nama Leibnitz Calculation Machine.
Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage. Babbage membuat mesin diferensial (difference engine) yang digunakan untuk melakukan perhitungan persamaan diferensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis. Setelah bekerja deng menggunakan mesin diferensial selama sepuluh tahun, Babbage membuat komputer gent purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine.
Analytical Engine merupakan a komputasi pertama yang menggunakan kartu yang dilubangi untuk menyimpan data. Herman Hollerith pada tahun 1890 dari Biro Sensus Amerika berhasil menciptakan me punched card counting yang menggunakan punch card (kartu perforasi/berlubang-lubang) seba media datanya. Penemuan punch card ini merupakan penemuan yang gemilang dalam sejai komputer, sehingga Herman Hollerith dijuluki sebagai bapak komputer modern.
Di tahun 1944 Howard Aiken dari Harvard University yang bekerja sama deng International Business Machine (IBM), berhasil membuat sebuah mesin komputer yang mam melaksanakan serentetan operasi aritmatika secara otomatis. Mesin ini dinamakan Mark I c dapat dikatakan sebagai komputer pertama yang diciptakan manusia.
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, komputer pun mengami kemajuan. Perkembangan teknologi komputer dapat kita kelompokkan sebagai berikut.
  1. Komputer Generasi Pertama Komputer generasi pertama dikembangkan pada saat Perang Dunia Kedua. Komputer generasi ini memiliki ciri bahwa operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut bahasa mesin (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Komputer pada generasi ini membutuhkan banyak daya. Contohnya adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC) yang membutuhkan daya 160 kW. Ciri lain dari komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar. Selain itu, komputer pada masa itu pun memiliki silinder magnetik yang digunakan untuk menyimpan data. Yang termasuk komputer generasi pertama adalah, Mark I, Mark II, Mark III, IBM 702, IBM 704, IBM 709, Ehiac, Edvac, UNIVAC I, UNIVAC II, Datamatic 1000, CRC, NCR 102A, NCR 102D, Bicmac, dan Bizmac II.
  2. Komputer Generasi Kedua Pada komputer generasi kedua, tube vakum telah digantikan oleh transistor. Akibatnya, ukuran komputer berkurang drastis. Pada komputer generasi kedua telah terjadi pula pengembangan memori anti magnetik yang membantu pengembangan komputer menjadi lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan dapat lebih menghemat energi dibanding pendahulunya. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan untuk menggunakan kode biner. Komputer generasi kedua telah memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini, seperti: printer, penyimpanan dalam disket, memori, sistem operasi, dan program. Pada masa ini juga mulai bermunculan beberapa bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Bahasa pemrograman yang bisa digunakan adalah Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN). Seiring dengan itu, berbagai macam karir baru, seperti: programmer, analysis, dan ahli sistem komputer bermunculan. Yang termasuk komputer generasi kedua adalah LARC, IBM 1401, UNIVAC III, UNIVAC SS80, UNIVAC SS90, UNIVAC 1107, Burrouhgs 200, IBM 7070, IBM 7080, IBM 1400, IBM 1600, NCR 300, Honeywell 400, Honeywell 800, CDC 1604, CDC 160A, GE 635, GE 645, dan GE 200.
  3. Komputer Generasi Ketiga Komponen transistor yang digunakan pada komputer generasi kedua digantikan dengan integreted circuit (IC). Hal ini karena transistor menghasilkan panas yang cukup besar yang dapat merusak bagian-bagian internal komputer. IC mengombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Ilmuwan pun berhasil memasukkan lebih banyak komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semi konduktor. Akibatnya, komputer menjadi semakin kecil. Kemajuan komputer pada generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system). Sistem operasi ini memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasikan memori komputer. Selain itu, komputer pada generasi ketiga juga memiliki ciri harga yang lebih murah dan penggunaan listrik yang lebih hemat. Yang termasuk komputer generasi ketiga adalah UNIVAC 1109, UNIVAC 9000, Burroughs 5700, Burroughs 6700, Burroughs 7700, GE 600, GE 235, CDC 3000, CDC 6000, CDC 7000, PDP-8, dan PDP-11.
  4. Komputer Generasi Keempat Pada generasi ini, tujuan pengembangan komputer adalah mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Komputer sudah menggunakan Large Scale Integration (LSI). LSI dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Kemampuan untuk memasang banyak komponen dalam chip telah mendorong menurunnya harga komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisien, dan keterandalan komputer. Ciri lain yang dimiliki komputer pada generasi keempat adalah dikembangkannya komputer mikro yang menggunakan micro processor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer. Pada masa ini juga IBM mulai memperkenalkan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Komputer pun melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang ada di atas meja (dekstop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop). Selain IBM, perusahaan Apple-Macintosh mempopulerkan sistem grafis pada komputernya. Macintosh pun memperkenalkan penggunaan piranti mouse. Yang termasuk komputer generasi keempat adalah IBM 370, Apple II, IBM PC/XT, IBM PC/AT/IBM PS/2, IBM PC/386, IBM PC/486, pentium, pentium II, pentium III, pentium IV, AMD k6, dan Anthlon.
  5. Komputer Generasi kelima Komputer generasi kelima masih dalam pengembangan. Komponen yang digunakan adalah VLSI (Very Large Scale Integration). Komputer pada generasi ini akan dikembangkan kepada komputer yang dapat menerjemahkan bahasa manusia, bercakap-cakap dengan manusia, dan dapat melakukan diagnosa penyakit dengan lebih akurat. Selain itu, komputer ini juga diramalkan dapat berpikir dan mempunyai perasaan seperti manusia.

0 komentar:

Poskan Komentar